Laba bersih emiten Boy Thohir, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), sepanjang semester I-2025 anjlok.
Sepanjang periode tersebut, laba bersih AADI jatuh 50,09% secara tahunan menjadi US$428,68 juta dari sebelumnya US$858,92 juta, berdasarkan laporan keuangan perusahaan, dikutip Sabtu (30/8/2025).
Sinyal penurunan laba AADI sudah terlihat dari sisi top line, ketika AADI mencatat penurunan pendapatan 9,67% secara tahunan menjadi US$2,39 miliar.
Besaran kenaikan pendapatan nyaris sama seperti beban pokok yang naik 9,33% secara tahunan menjadi US$1,7 miliar.
Alhasil, laba kotor AADI turun 10,51% menjadi US$695,52 juta.
Penurunan itu juga tak mampu mengkompensasi efek kenaikan beban usaha 15,18% menjadi US$114,24 juta.
Kenaikan biaya keuangan sebesar 17,64% menjadi US$32,99 juta juga tak mampu dikompendasi penghasilan keuangan, lantaran pos keuangan ini mencatat penurunan hingga 48,93% secara tahunan menjadi US$28,91 juta.
Kondisi tersebut yang juga menjadi faktor tertekannya laba AADI.
Sumber: bloombergtechnoz.com