
RATU adalah emiten investasi migas yang terhubung dengan aset Blok Cepu dan Blok Jabung. Jadi pergerakan saham ini biasanya dipengaruhi oleh produksi minyak-gas, harga energi, lifting migas, kontribusi aset partisipasi, dan sentimen grup RAJA. REC memegang 49% saham di PJUC yang punya hak partisipasi di Blok Cepu, dan lewat RETJ juga memiliki participating interest di Blok Jabung.
Yang menarik, RATU sekarang sedang berada di area buy on consolidation setelah koreksi panjang dari area atas. Harga terakhir sekitar 5.150, masih berada di dalam box konsolidasi. Dari broker summary, flow terlihat mulai membaik, dengan net buy sekitar Rp43,1 miliar dan average broker di area 4.987. Summary atas juga mulai menunjukkan Small Acc / Normal Acc, artinya ada indikasi penyerapan, tapi belum masuk kategori akumulasi agresif.
Katalis RATU ke depan
• Blok Cepu masih jadi aset utama yang kuat.
Blok Cepu merupakan salah satu blok migas besar di Indonesia dan disebut berkontribusi besar terhadap produksi migas nasional. Ini penting karena RATU punya eksposur ke aset ini lewat PJUC.
• Blok Jabung memberi ruang pertumbuhan jangka panjang.
Lewat RETJ, RATU punya 8% participating interest di Blok Jabung. Blok Jabung disebut punya sisa kontrak yang panjang dan cadangan yang masih besar, sehingga tetap menjadi sumber narasi pertumbuhan ke depan.
• Kinerja Q1 2026 masih positif.
RATU membukukan laba bersih sekitar Rp68,4 miliar pada kuartal I 2026. Jadi ceritanya bukan hanya aset migas, tapi masih ada kontribusi laba berjalan yang bisa dipantau di laporan berikutnya.
• Akuisisi aset migas bisa jadi katalis tambahan.
RATU sebelumnya juga dikaitkan dengan strategi menambah aset migas untuk meningkatkan produksi. Kalau ada update akuisisi atau peningkatan produksi dari aset yang ada, ini bisa menjadi pemicu sentimen berikutnya.
Key Points
• Harga di 5.150, masih berada di area buy on consolidation 4.860–5.360
• Broker summary menunjukkan Small Acc / Normal Acc
• Net broker sekitar Rp43,1 miliar
• Average broker ada di sekitar 4.987
• Resistance awal di 5.880
• Resistance berikutnya di 6.350
• Target lanjutan di 6.950
• Support penting di 4.860
• Support bawah di 4.420
Trading Plan to Watch
• Buy area: 4.860–5.360
• Asumsi average entry: 5.110
• TP 1: 5.880 → potensi gain sekitar +15,1%
• TP 2: 6.350 → potensi gain sekitar +24,3%
• TP 3: 6.950 → potensi gain sekitar +36,0%
• Stoploss: <4.420 → potensi risiko sekitar -13,5%
Catatan
RATU menarik karena punya kombinasi aset migas besar, exposure Blok Cepu-Jabung, dan mulai ada akumulasi broker. Tapi selama harga belum tembus 5.360–5.880, statusnya masih konsolidasi, belum breakout kuat. Konfirmasi lebih sehat baru terlihat kalau RATU bisa menembus 5.880 dengan volume yang lebih besar. Kalau jebol 4.860, skenario konsolidasi mulai lemah.
Diskusi Komunitas (0)
Gembok Diskusi Terkunci
Hanya member yang sudah masuk yang bisa melihat dan ikut berdiskusi di sini.
Login Sekarang