Laba BCA Melonjak 12,7% Menjadi Rp54,8 Triliun pada 2024
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan entitas anak menutup tahun 2024 dengan mencatatkan Laba bersih dan entitas anak naik 12,7% mencapai Rp54,8 triliun. Sedangkan
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan entitas anak menutup tahun 2024 dengan mencatatkan Laba bersih dan entitas anak naik 12,7% mencapai Rp54,8 triliun. Sedangkan
Saham emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terperosok selama 3 hari beruntun. Penurunan ini seiring mengemukanya isu
PT Sucor Sekuritas memperkirakan emiten milik Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) punya kans besar masuk ke dalam indeks Morgan Stanley Capital International
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berhasil menutup tahun 2024 dengan fundamental yang kuat. Laba bersih BNI naik menjadi Rp21,5 triliun, lebih tinggi
Axiata, perusahaan asal Malaysia, disebut tengah mempertimbangkan rencana divestasi saham PT Link Net Tbk. (LINK) dengan nilai yang diperkirakan sebesar Rp16 triliun. Manajemen LINK memberikan
PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup MIND ID menggeber proyek hilirisasi batubara pada tahun 2025 ini. Beberapa proyek hilir batubara sedang dikembangkan oleh PTBA.