Perusahaan energi, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 8 Januari 2025 besok. Ada bocoran mengenai jumlah pemesanan saham IPO RATU.
Anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ini bakal mencatatkan sejumlah 2.715.053.800 saham, atau sebesar 100% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Raharja Energi Cepu (RATU) menggelar IPO dengan menawarkan 543.010.800 (20%) saham. Saham-saham itu terdiri dari 190.053.800 (7%) saham baru, dan 352.957.000 (13%) saham divestasi Rukun Raharja (RAJA).Saham-saham tersebut ditawarkan kepada masyarakat di harga Rp 1.150/saham.

Sehingga nilai penawaran umum ini keseluruhannya Rp 624,46 miliar, yang mencakup Rp 218,56 miliar dari IPO saham dan Rp 405,9 miliar dari hasil divestasi RAJA, Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Henan Putihrai dan Sucor Sekuritas.
Sebagaimana diketahui, Henan Putihrai sebelumnya menjadi salah satu underwriter (UW) dalam IPO yang dilakukan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten Prajogo Pangestu. Dan juga PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ). Investor ritel hingga institusi pun banyak yang tak mau hilang kesempatan mendapatkan saham IPO RATU.
Berdasarkan unggahan di Instagram Henan Sekuritas terungkap bahwa IPO PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) tengah menjadi animo di kalangan investor, terlihat dari jumlah oversubscription sebesar 313,15 kali, serta jumlah pemesanan tercatat dari 139.899 investor retail dan 6.291 investor non-retail.
“Ini adalah jumlah oversubscription di atas 300x yang kedua kalinya dalam sejarah BEI, setelah PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ),” sebut unggahan Instagram Henan Sekuritas, Selasa (7/1/2025).
Sumber : INVESTOR.ID